Gejala Penderita Aneurisma

Gejala Penderita Aneurisma

Penyakit aneurisma atau penggelembungan bagian pembuluh darah di kepala merupakan penyakit yang sering tidak dirasakan gejalanya. Tapi bahanya, kalau tidak dideteksi lebih dini, aneurisma bisa berdampak fatal bagi orang yang menderitanya. Salah satu cara yang sebaiknya dilakukan adalah dengan melakukan screening secara menyeluruh pada bagian kepala.

“Kalau misalnya dilakukan screening dan ditemukan aneurisma sejak dini, pengobatannya juga akan lebih mudah,” jelas dr. Asra Al Fauzi, SpBS yang bertugas di Brain and Spine Center RS. Mitra Keluarga Surabaya.

“Gejalanya juga memang jarang disadari. Biasanya kalau ada rasa pusing ya dianggap pusing biasa. Kadang banyak yang datang setelah terjadi pecah pembuluh darah,” tambah dr. Asra.

Gejala-Gejala Aneurisma

  • Nyeri Kepala Hebat. Salah satu gejala yang patut dicurigai adalah ketika anda mengalami nyeri kepala hebat. Hal ini merupakan konsekuensi peringatan awal terjadinya aneurisma yaitu terjadinya rembesan darah pada aneurisma otak. Apabila dibiarkan akibatnya adalah pecahnya pembuluh darah. Banyak orang yang menganggap nyeri kepala sebagai hal biasa sehingga tidak berpikir untuk memeriksakannya kepada dokter. “Kadang dipikirnya sakit kepala biasa dengan obat sakit kepala biasa bisa hilang,” jelas dr. Asra. Karena otak merupakan bagian tubuh yang sangat penting, ketika anda mulai merasakan adanya gejala yang tidak beres pada kepala anda sebaiknya anda langsung memeriksakannya pada dokter ahli.
  • Kaku Kuduk.  Selain nyeri di kepala, gejala lain yang mengikuti adalah rasa kaku di bagian kuduk. Rasa kaku di kuduk juga merupakan konsekuensi akibat adanya penggelembungan pembuluh darah yang terjadi di otak.
  • Mual dan Muntah. Kalau anda mengalami gejala nyeri kepala yang hebat diikuti dengan kaku kuduk serta rasa mual yang membuat anda muntah sebaiknya anda perlu mencurigai gejala tersebut. Jangan panik, tapi segera lakukan tindakan untuk memeriksakan diri anda kepada ahli bedah saraf.
  • Sensitif Terhadap Cahaya.  Selain gejala-gejala di atas, aneurisma juga menyebabkan seseorang menjadi sensitif terhadap cahaya. Coba anda perhatikan bagaimana kekuatan mata anda saat menghadapi cahaya. Kalau semakin sensitif sebaiknya segera memeriksakan diri pada ahlinya. 

Discussion Gejala Penderita Aneurisma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>